Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label jenis burung kicau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenis burung kicau. Tampilkan semua postingan

Memilih Bakalan Perkutut Yang baik dan Berkualitas

Untuk mendapatkan burung perkutut yang mampu berkicau dengan baik tentu harus dipilih yang jantan. Perbedaan kelamin jantan-betina pada perkutut muda, bisa diketahui dengan merabah supitnya (tulang yang terletak di bawah dubur dan di antara pangkal paha). Caranya tubuh burung dipegang dengan tangan kiri, lalu diraba tulang supitnya dengan telunjuk kanan atau ibu jari.kalau bagian supit itu terasa sempit dan keras, tak diragukan lagi, pasti burung jantan kalau terasa renggang dan empuk, pasti burung betina. selain itu bentuk kepala burung jantan umumnya agak besar, lonjong memanjang, dan betinanya kecil agak membulat.

Mendapatkan burung jantan saja belum cukup. Untuk mendapatkan calon penyanyi yang baik masih diperlukan sejumlah persyaratan. Untuk memperoleh bakalan perkutut yang berkualitas pilihlah yang mempunyai tanda-tandanya sebagai berikut :

  1. Kepala - Bentuk agak lonjong memanjang (oval melancip seperti buah pinang muda) matanya bersinar ceriah, terang (warna biru muda atau coklat muda), titik hitam pada bola mata besar, bening. paruh tebal, kukuh, tidak terlalu panjang. lubang hidungnya menonjol tinggi ke atas,lubang hidungnya yang lebar tertutup/terlindungi sayap hidung, bersih.
  2. Leher - Bentuk leher panjang, bagus, tegak lurus dengan posisi kepala yang terangkat seperti dongaknya ular kobra. pangkal leher mengembang, yang merupakan kantong suara.
  3. Badan - Dada bidang, punggung agak bungkuk, dan warna lorek-lorek pada bulu badan lembut kulit ketiak lemas, tidak tegang. bulu sayap panjang.bulu sayap yang pertama besar-besar tiap sayap terdiri dari 21 sampai 25 lembar bulu. perkutut yang sudah bunyi sayapnya nglengsreh. bodi badan singset.
  4. Kaki - Sikap berdirinya sangat kokoh, mantap, dengan capit udang (tulang paha)kanan kiri merapat. jari kaki panjang. sisik kaki kasar, tersusun rapih di bawahdan pada sisik akhir ditutup dengan sebuah sisik besar. warna sisik agak kemerahan,kehitaman, pada telapak kaki bertitik putih.
  5. Ekor - Bulu ekor panjang dan mengumpul, makin ke ujung makin mengecil.tombol ekor alias brutu besar, tinggi meruncing dan mendongak ke depan.

Burung Manyar Tempua (Ploceus Philippinus)

Dari buku Birds of South East Asia karangan Craig Robson (2002), diketahui bahwa di dunia terdapat 117 spesies manyar dan hanya 4 jenis yang ada di kawasan asia tenggara. Indonesia memiliki 3 spesies; manyar tempua (Ploceus philippinus), manyar jambul (Ploceus manyar) dan manyar emas (Ploceus hypoxanthus), sedangkan di daerah rawa pagak ditemukan manyar tempua dan manyar emas.

Manyar emas jantan sangat mudah diidentifikasi, karena warnanya yang kuning emas diseluruh tubuh begitu mencolok. Sedangkan yang betina sulit dibedakan. Ukurannya sedang (15 cm), sama seperti manyar lain ataupun burung gereja errasia. Untuk membedakan, manyar tempua jantan memiliki warna emas hanya pada mahkotanya, sedangkan ciri-ciri tubuh lainnya tidak terlalu beda. Burung manyar sangat menyukai biji-bijian, hidup pada daerah rawa berumput, semak-semak, rumpun gelagah dan sawah. Biasanya berbiak mulai April hingga Oktober.
Di sini menariknya kehidupan burung manyar. Sang betina hanya mau dikawini oleh pejantan yang mampu membuat sarang yang aman dan kuat. Jika sarang kurang baik, ia akan mencari pejantan yang lain. Sepertinya pemilihan tersebut didasarkan pada pertimbangan demi amannya keberlangsungan keturunannya.


Sarang berukuran sebesar bola sepak, berbentuk seperti lampion. Tetapi tidak semuanya sama. Ada yang bulat lonjong dengan pintu masuknya berbentuk corong ke bawah, ada yang bulat lonjong dengan pintu masuk berbentuk lubang pada sisi samping 1/3 bawah sarang dan ada juga yang berupa bulat penuh seperti bola dengan 2 lubang besar pada bagian bawahnya. Material sarang berupa rumput liar, yang dijalin begitu rumit dan tebal, sehingga mampu melindungi telur berjumlah 2-5 butir dengan aman. Beberapa diantaranya bahkan masih berwarna hijau, yang menandakan rumput yang digunakan merupakan rumput yang masih segar.

Kenari Mule | Goldfinch Mules

Menurut saya ada yang istimewa dari kenari Mule ini, pertama karena kecantikan bulunya dan kemerduan suaranya, dan yang kedua adalah burung ini hasil persilangan dalam keluarga burung finch tetapi berbeda genus. Yang pernah dilakukan oleh peternak kenari di Indonesia pada umumnya adalah menyilangkan kenari dari satu genus, misalnya kenari (Serinus serinus) dengan blackthrout (Serinus Atrogularis) keduanya sama-sama dari genus Serinus, hasil silangannya oleh penyilangnya diberi nama blacken (blackthrout-kenari).

Lain halnya dengan kenari Mule, dihasilkan dari persilangan antar genus misalnya kenari Norwich Fancy (Serinus canaria domesticus) dikawinkan dengan varietas besar keluarga fich lainnya, misalnyaGoldfinch (Carduelis carduelis), Bullfinch (Pyrrhula pyrrhula), Siskin (Carduelis cucullata) dan Chaffinch(Fringilla coelebs), baik Goldfinch jantan atau betina dapat digunakan dalam perkawinan, persilangan yang dibuat biasanya menggunakan burung kenari betina. Hasil dari persilangan inilah yang menghasilkan kenari Mule, merupakan burung yang sangat manis ditandai dengan lagu yang berkualitas unggul.

Dalam membuat persilangan itu sebaiknya menggunakan burung kenari betina dengan warna yang cerah misalnya kuning, tujuannya untuk mengimbangi warna gelap dari goldfinch tersebut. Dari hasil persilangan tersebut dihasilkan burung yang biasanya memiliki bulu gelap kehijauan.

Hampir seluruh komunitas pecinta kenari mengakui bahwa burung kenari Mule ini lebih unggul dalam bulu dan lagu. Hanya saja kenari Mule ini memiliki sifat steril sehingga sulit untuk dikembangbiakkan antar sesama kenari Mule.




Membedakan Jenis Kelamin Lovebird

Membedakan jenis kelamin lovebird termasuk pekerjaan gampang-gampang susah. Gampang untuk jenis-jenis tertentu tetapi susah untuk jenis lainnya, apalagi kalau masih anakan. Untuk membedakan jenis kelamin lovebird bisa digunakan cara sederhana sampai yang ilmiah.
Berikut ini adalah serba-serbi mengani perbendaan lovebird jantan dan lovebird betina yang saya ambil dari tulisan Siti Nuramaliati Prijono dalam buku berjudul Lovebird terbitan Penebar Swadaya.

A. Berdasarkan penampilan luar.

Menurut Siti Nuramaliati, berdasar tingkat kesulitan untuk membedakan jenis kelamin lovebird (dan burung secara umum) maka dapat dibedakan 3 kelompok lovebird. Ketiga kelompok tersebut adalah kelompok dimorfik (jenis kelaminnya sangat jelas dapar dibedakan), kelompok intermediate (jenis kelaminnya agak sulit dibedakan dari penampilan burung), dan kelompok lovebird kacamata (perbedaan jenis kelaminnya tidak konsisten). Namun secara umum pada banyak jenis lovebird relatif mudah dibedakan jenis kelaminnya dengan melihat pada penampilan luarnya.


  • Kelompok lovebird dimorfik Beberapa jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok dimorfik di antaranya lovebird abisinia, lovebird madagaskar dan lovebird muka merah.
  1. Lovebird abisinia (Agapornis taranta) – Lovebird jantan berat badan 65 gram, dahi berwarna merah. – Lovebird betina berat badan 55 gram, dahi berwarna hijau.
  2. Lovebird madagaskar (Agapornis cana) – Tidak ada perbedaan berat badan antara lovebird jantan dan lovebird betina. – Lovebird jantan kepala dan leher berwarna abu-abu – Lovebird betina bulu tubuh keseluruhannya berwarna hijau
  3. Lovebird muka merah (Agapornis pullaria) – Lovebird jantan: dahi dan muka berwarna merah-oranye, tunggir (bulu di atas pantat, di bawah ujung lipatan sayap) berwarna biru muda, bulu terbang dan bagian bawah bulu sayap berwarna hitam. – Lovebird betina dahi dan muka lebih didominasi warna oranye dibandingkan warna merah, bagian bulu penutup sayap berwarna hijau dan di tepi sayap berwarna kekuningan.
  • Kelompok intermediate Dua jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok intermediate adalah lovebird black collared dan lovebird muka salem.
  1. Lovebird black collared (Agapornis swinderniana) Lovebird jantan dan betina sangat sulit dibedakan dan tampak serupa dalam penampilan luarnya. 2. Lovebird jantan dan betina serupa dalam penampilannya, meskipun pada umumnya lovebird betina mempunyai bulu di bagian kepala dengan warna yang lebih pucat.
  • Kelompok lovebird kacamata Empat jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok lovebird kacamata adalah lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis), lovebird topeng (Agapornis personata), lovebird fischer (Agapornis ficheri).
Keempat jenis lovebird ini sangat sulit dibedakan antara jantan dan betina. Meskipun demikian ada sedikit perbedaan berat badan antara jantan dan betinanya. Satu keunikan dari lovebird kelompok kacamata adalah pada saat menjelang musim berkembangbiak burung betina akan membawa bahan sarang di bawah bulu tunggir dan bulu punggung bagian bawah.

B. Membedakan jenis kelamin tidak berdasarkan penampilan luar.

Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya berdasarkan penampilan luarnya yang spesifik maka akan sulit untuk membedakan lovebird jantan dan lovebird betina. Pada kejadian ini makan ada beberapa cara untuk digunakan memnedakan lovebird jantan dan lovebird betina.

  • Bentuk tubuh. Lovebird betina cenderung memiliki tubuh yang kekar dan lebih berat. Namun kriteria ini tidak mutlak sifatnya.
  • Warna Lovebird jantan mempunyai warna yang lebuh terang dari lovebird betina. Meskipun demikian hal itu tidak selalu benar karena warna bulu juga tergantung pada makanan, iklim, dan variasi geografis.

C. Cara bertengger, Lovebird betina bertengger dengan jarak antarkaki lebih lebar dibandingkan lovebird jantan.







D. Bentuk ekor, Lovebird betina mempunyai ekor dengan bentuk lebih rata dibandingkan pada ekor lovebird jantan yang berbentuk agak meruncing.


E. Membangun sarang, Kegiatan membangung sarang lebih intensif dilakukan oleh lovebird betina ketimbang jantan. Lovebird menggigit-gigit di luar sarang pada cabang-cabang dan batang yang lebih tebal. Lovebird betina akan megambil kulit kayu dan mengumpulkannya untuk membuat sarang, sedangkan lovebird jantan menyuapi lovebird betina. Namu hal ini juga tidak mutlak karena ada lovebird jantan yang juga aktif mengumpulkan bahan sarang.

F. Perabaan pada tulang pubis (supit urang), Lovebird memiliki dua tulang pubis (supit urang) pada bagian pinggulnya. Pada musim berkembang biak, tulang pubis lovebird betina menjadi lebih elastic dan jarak antara kedua tulang pubis tersebut melebar karena pengaruh hormone. Keadaan tersebut dapat dirasakan dengan rabaan tangan. Pada lovebird jantan, jarak antara dua tulang pubis tersebut sempit. Teknik perabaan ini hanya dapat digunakan bila kegiatan seksual lovebird betina dengan aktif.

G. Pemeriksaan dengan alat laparoscopy, Untuk mengetahui jenis kelamin lovebird juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat laparoscopy. Lovebird yang akan diperiksa jenis kelaminnya harus dibius dulu. Setelah itu dilakukan operasi kecil pada bagian kiri tubuh burung di antara tulang rusuk, tulang pinggang dan tulang paha. Dari bagian yang dioperasi itu dimasukkan alat laparoscopy untuk melihat ada tidaknya ovary (indung telur). Jika ada ovari maka lovebird tersebut dipastikan betina. Cara ini hanya bisa dilakukan jika burung sudah dewasa.

H. Pemeriksaan DNA, Cara lain untuk mengetahui jenis kelamin lovebird adalah dengan menguji DNA yang dapat diperoleh dari darah atau bulu burung. Setelah DNA diekstrak dengan larutan tertentu dan proses lebih lanjut, lalu hasilnya dipotret dengan Polaroid. Apabila dalam foto tersebut terlihat dua pita maka lovebird tersebut dapat dipastikan berkelamin betina. Namun jika terlihat hanya satu pita, lovebird itu bias dipastikan jantan.

Cara ini dianggap lebih cepat dan hasilnya lebih akurat. Namun biaya uji DNA sangat mahal. Selain itu di Indonesia belum banyak laboratorium yang menawarkan jasanyan untuk memeriksa jenis kelamin burung dengan uji DNA.

Pasangan sejenis juga bercumbu

Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan antara jantan dan betinanya berdasarkan bentuk tubuh dan warna bulunya sering terjadi kesulitan untuk memperoleh pasangan yang sesuai.
Sering terlihat dua ekor jantan berperilaku seperti pasangan lovebird yang berlainan jenis. Hal yang sama juga terjadi pada dua lovebird betina. Bahkan pada pasangan lovebird betina ini apabila bertelur maka jumlah telurnya akan lebih banyak dari pasangan yang normal, tetapi telur tersebut tidak fertile alias tidak akan menetas jika dierami.

Hal yang membedakan antara pasangan jantan-jantan dan betina-betina adalah pada pasangan jantan-jantan tidak akan membuat sarang karena perilaku itu hanya milik lovebird bertina.
Ada yang menyatakan bahwa lovebird jantan adalah yang menyuapi pasangannya sedangkan betina yang disuapi. Tetapi hal ini tidak benar karena lovebird betina juga sering menyuapi lovebird jantan untuk menarik perhatian si jantan.
Juga tidak benar bahwa lovebird betina memiliki paruh dan kepala yang lebih kecil ketimbang lovebird jantan. Dan tidak tentu benar bahwa lovebird jantan memiliki kepala yang lebih lebar dengan paruh yang lebih runcing.

Cara Merawat Burung Lovebird

Di alam liar, jenis makanan yang dikonsumsi Lovebird antara lain adalah sayuran, buah2an, biji2an dan kacang2an dalam jumlah yang sangat banyak. Untuk Lovebird yang kita pelihara, sebaiknya jumlah makanan yang banyak mengandung lemak dibatasi. Hal ini karena keterbatasan gerak mereka di dalam kandang dibanding di alam liar. Jika terlalu gemuk, maka burung cenderung malas untuk bergerak dan bunyi. Berikan sayuran segar (al: brokoli, toge, bayam, sawi, kangkung, jagung) setiap hari secara bergantian, buah2an (al: apel, pisang, papaya) 2 -3 kali seminggu. Bij-bijian harus diberikan dalam jumlah yang terbatas (kecuali Lovebird akan diternak). Seminggu sekali boleh diberikan minuman susu cair. Jangan memberi makanan seperti alpukat, cokelat dan kopi karena bisa berakibat fatal. Jika anda memberikan apel, pastikan bahwa biji buah apel sudah terbuang karena itu bisa menjadi racun bagi Lovebird. Selain itu, jangan lupa untuk meyediakan pasir grit atau totok cumi didalam kandang. Grit ini selain berfungsi untuk membantu pencernaan juga bagai sarana dalam proses pembentukan cangkang telur. (lihat artikel om Kiansing mengenai fungsi Grit).


Ukuran kandang untuk Lovebird sangat variatif. Ada yg berbentuk bulat, kotak bahkan segi enam. Gunakanlah ukuran kandang yang agak besar supaya Lovebird lebih bebas untuk bergerak. Konstruksi kandang harus kuat dan terbuat dari kawat besi. Lovebird termasuk burung yang suka mandi. Oleh karena itu usahakan untuk memberikan tempat mandi tersendiri, selain tempat minum. Penggantian air minum harus dilakukan setiap hari untuk menjaga kesehatannya. Seminggu sekali mandikanlah Lovebird dengan cairan anti septic atau anti kutu – dengan cara disemprot dari atas – supaya bulunya tetap terpelihara. Untuk penjemuran, usahakan setiap hari Lovebrid dijemur dengan durasi sekitar 2 – 3 jam. Dengan perawatan yang baik, Lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.

Permasalahan Dalam Berternak Lovebird

Dalam beternak Lovebird tidaklah semudah yang kita bayangkan, ada beberapa faktor yang mungkin akan kita jumpai, berikut adalah kendala/permasalahan yang sering di alami oleh peternak Lovebird.
  • Tidak Mau jodoh, Sering kita merasa kesal karena indukan yang ingin kita jodohkan ternyata tidak mau bersatu. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, al: keduanya berjenis kelamin sama, belum memasuki masa birahi, situasi atau lingkungan yang kurang mendukung.
  • Telur Tidak Menetas, Telur tidak meneteas bisa disebabkan oleh beberpa hal al: Indukan yang mandul, kurang nutirisi, telur tidak dierami indukan, infeksi bakteri, dan lain-lain. Sering dijumpai dalam satu tetasan, ada 1 atau 2 telur yang tidak menetas. Ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu di khawatirkan. Biasanya telur yang tidak menetas itu adalah telur yang terakhir. Menurut literature yang saya baca, bahkan di alam sekalipun, tidak semua telur bisa menetas.
  • Cacat Kaki, Sering kita jumpai anak Lovebird yang kakinya tidak bisa berdiri dan mencengkeram dengan sempurna serta cenderung miring ke samping. Hal ini disebabkan karena bahan sarang yang ada didalam sangkar kurang mencukupi sehingga Lovebird tidak mempunyai dasar berpijak yang tidak licin. Kebanyakan kasus ini dijumpai pada glodok yang beralaskan papn triplek. Hindarilah menggunakan bahan ini dan gunakan papan yang belum diserut sebagai bahan dasar glodok.
PEMASTERAN
Lovebird termasuk burung yang cerdas dan gampang menirukan suara burung jenis lain. Selama ini Lovebird lebih banyak digunakan sebagai master terutama Lovebird yang memiliki trecetan kasar dan panjang-panjang. Untuk mencari Lovebird seperti ini bukanlah hal yang mudah. Jika ada, tentu harganya sudah melambung tinggi. Untuk menyiasati hal tersebut, kita bisa melakukan pemasteran semenjak Lovebird berusia kurang dari 1 bulan. Walaupun trecetan suara Lovebird dalam membawakan lagu lebih banyak ditentukan dari factor genetic, upaya berikut masih bisa dilakukan untuk mendongkrak performanya. Master yang cocok untuk Lovebird adalah Kenari, Blackthroat dan Sanger karena ketiga jenis burung ini diyakini memiliki nada suara yang paling mendekati Lovebird. Dengan ketiga jenis burung ini diharapkan Lovebird akan membawakan lagunya dengan durasi yang panjang dan speed yang rapat.

Cara Beternak LoveBird

Sebelum memulai beternak Lovebird, kita harus bisa membedakan dulu antara Lovebird jantan dengan Lovebird betina. Secara fisik dan warna, burung tersebut susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak dibawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul. Ciri lain adalah, Lovebird betina jika sudah birahi akan mengumpulkan bahan sarang dan diselipkan diantara kedua sayapnya sebelum dibawa ke dalam kotaksarang.

Lovebird bisa diternak setelah memasuki usia diatas 7 bulan. Pilihlah Lovebird yang sehat dan tidak cacat sebagai calon indukan dan berusia relative masih muda karena Lovebird yang sudah berumur diatas 3 tahun biasanya sudah tidak terlalu produktif. Untuk mendapatkan kriteria seperti diatas, sebaiknya kita langsung membeli dari peternak yang sudah kita kenal.

Untuk memacu birahi, selain kwaci, tambahkana makanan extra berupa toge, jagung muda dan sawi. Ketiga jenis sayuran ini terbukti berguna untuk mendongkrak birahi Lovebird.

Walaupun Lovebird bisa diternak dengan cara diumbar dalam kandang beurukuran besar dengan jumlah lebih dari 1 pasang, akan lebih baik jika beternak Lovebird secara individual. Untuk 1 pasang Lovebird, bisa digunakan kandang dengan ukuran sekitar 80cm x 40cm x 40cm. Satu Kandang diisi satu pasang. Ini dilakukan supaya garis keturunan gampang dilacak sehingga suatu saat memudahkan kita untuk melakukan experiment dalam menghasilkan varian warna yang berbeda. Sediakan kotak sarang atau glodok untuk bertelor dan mengeram. Contoh ukuran glodok XLXT = 15cm x 20cm x 25cm. Glodok terbuat dari papan dengan ketebalan sekitar 2cm.



Tempat sarang atau glodok untuk Lovebird umumnya terbuat dari kotak kayu.
Bahan sarang bisa menggunakan serbuk kayu, kulit jagung yang sudah dikeringkan dan lain sebagainya.

Umumnya Lovebird bertelur antara 4 – 6 butir dan menetas setelah dierami sekitar 21 hingga 23 hari. Kedua indukan, baik jantan maupun betina saling bergantian menyuapi anaknya. Pada saat berumur sekitar 6 – 8 minggu, anak burung mulai keluar dari kotak sarang. Setelah anak burung bisa makan sendiri, segera pindahkan mereka ke sangkar lain sehingga indukannya bisa kembali melakukan siklus reproduksi.

Adakalanya indukan Lovebird tidak mau mengasuh anakannya. Jika kita menemukan kasus seperti ini, tidak ada cara lain kecuali harus diangkat dan disuapi sendiri. Siapkan kotak berukuran kira-kira 40x40x40cm yang didalamnya terdapat lampu bohlam 5 watt yang berfungsi sebagai penghangat. Anak Lovebird harus disuapi setiap 2 jam sekali. Makanan yang paling sesuai pada masa tersebut adalah bubur susu untuk bayi. Campurkan bubur susu dengan air matang (hangat-hangat kuku), lalu gunakan sendok untuk menyuapi anak burung. Tingkat kekentalan makanan tersebut harus disesuaikan dengan usia anak burung. Semakin bertambah usianya, semakin kental bubur susu yang diberikan. Setelah berumur 3 – 4 minggu, kita sudah boleh mulai memperkenalkan jenis makanan lain seperti sayuran, buah-buahan dan millet.

Pemasangan ring bisa dilakukan pada saat anakan berumur tidak lebih dari 10 hari
Semoga berhasil.....

Cara Memilih Bakalan Burung Pleci

Bagi anda yang akan membeli burung pleci, sebaiknya anda meperhatikan beberapa ciri fisik burung yang akan anda pilih tersebut. Selain itu anda juga harus bisa membedakan kelamin pleci agar tidak salah memilih pleci jantan atau betina.

Kriteria dan ciri fisik pleci yang baik antara lain:
• burung pleci tersebut bergerak lincah dan agresif,
• secara fisik burung tidak cacat,
• postur badan sedang dengan panjang proporsional,
• bulu kering,
• penampilan bulunya rapi dan tidak kusam,
• sayap mengepit rapat dan simetris,
• kepala lebih besar dengan leher panjang padat berisi,
• pangkal paruh lebar,
• paruh tebal panjang selaras dengan lebar pangkal paruh,
• kaki kering dan mencengkeram kuat pada tangkringan.

Membedakan Pleci Jantan dan Betina
Secara umum, perbedaan antara burung pleci jantan dan betina dapat dilihat pada lingkar matanya. Pleci jantan biasanya mepunyai lingkar mata yang tebal dan tajam seta tidak putus-putus. Warna hijau pada bulunya terlihat lebih tajam. Seain itujuga dapat dibedakan melalui kloaka dan duburnya dengan cara ditiup, kalau lebih menonjol berarti jantan.

Perawatan Untuk Burung Pleci

Cara pemeliharaan burung pleci termasuk yang paling mudah. Makanan kesukaannya adalah pisang kepok, pepaya, apel, pir, tomat, dan buah lainnya. Untuk hari2nya cukup berikan pisang kepok saja karena tidak gampang busuk dibanding buah lainnya. 1 pisang kepok biasanya habis 2 hari. Jadi menurut saya perawatan burung ini paling gampang dan santai. Cukup 2 hari sekali ganti pakan (kalau pisang kepoknya gede). Tapi untuk minumnya usahakan diganti setiap hari dan berikan tempat minum yang agak besar karena burung ini paling suka mandi dicepuk minumnya. Setiap pagi pleci di mandikan dengan semprot sprayer halus saja/sekedar basah tidak sampai kuyup, karena pleci akan mandi sendiri di cepuk minum. Jadi ingat berikan cepuk minum yang agak besar supaya dia bisa berendam, kalau cepuk yg ukuran kecil seringkali dia terjepit nggak bisa keluar and akhirnya koit. Periksa makanannya, ganti minumnya. Sekali2 beri kroto sedikiiit aja gak usah setiap hari, ulat kandang juga boleh sedikit aja.

Setelah diangin2kan pleci dijemur sampai jam 10-11siang (tergantung cuaca). Usahakan tdk melihat pleci lainnya, kalau memang terpaksa/tempat terbatas jemur dgn jarak berjauhan maksimal. Pasti rame saut-sahutan. Kalau terlalu dekat jemurnya teriaknya biasanya tdk ngotot. Selesai jemur angin2kan ditempat teduh dulu trus krodong masukan ke rumah/tempat teduh. Kalau banyak burung gacor dirumah pasti semua bakal direkam/ditiru. Kalau gak ada burung lain ya setel aja suara masteran burung. Dijamin sebentar sj di tiru2 deh suara masteran/burung lainnya. Sore biasanya jam 3 keluarkan burung semprot lg halus saja. Angin2kan lalu jemur lagi sampai jam 4-5 sore. Selesai jemur angin2kan sebentar tambah air minumnya trus krodong lagi.

kalau burung pleci kacamata dipelihara dgn tujuan untuk dinikmati suaranya setelah mandi jemur dan dimasukan dlm rumah tidak perlu dikerodong. Malam biasanya suka mandi lagi dicepuk minum, setelah itu biasanya suka ngoceh2 lagi.

Green Singing Finch | Mozambik

Green Singing Finch (Serinus mozambicus) atau ada yang menyebutnya Yellow Fronted Canary, di Indonesia burung ini dikenal dengan nama Mozambik merupakan burung kecil dalam keluarga finch.
Burung ini banyak dikembangbiakkan di Gurun Sahara Afrika selatan. Habitatnya terbuka di hutan dan dibudidayakan. Bersarang dipohon, bertelur di sarang sampai dengan 3-4 butir. Ukuran Mozambik adalah sekitar 11-13 cm, termasuk ukuran burung yang kecil. Burung jantan dewasa memiliki warna hijau dan coklat pada sayap dan ekor, pantat berwarna kuning, kepala berwarna kuning dengan mahkota abu-abu dan garis malar hitam. Pada burung betina memiliki warna sama, tetapi dengan pola warna kepala lebih lemah dan kusam. Pada burung remaja warnanya lebih kelabu daripada betina dewasa, terutama di kepala.

Burung Cucak Willis/Rengganis

Cucak gunung adalah nama sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Burung ini juga dikenal dengan nama lain: cica-rante. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus bimaculatus (Horsfield, 1821). Sementara dalam bahasa Inggris disebut Orange-spotted Bulbul, merujuk pada bintik jingga di kepalanya. Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 20 cm.
Punggung berwarna hitam kelabu atau kecoklatan, tersaput hijau zaitun. Dagu, tenggorokan dan dada hitam kecoklatan, dada bagian bawah dan perut keputihan suram, atau berbercak kehitaman. Kepala dengan satu atau dua bintik jingga kekuningan di depan mata, dan penutup pantat berwarna kuning. Ras Jawa Barat memiliki tutup telinga berwarna kuning.
Iris coklat gelap, paruh dan kaki hitam.

KEBIASAAN DAN PENYEBARAN
Sendirian atau dalam kelompok, burung ini menyukai pinggir hutan dan tempat-tempat terbuka di hutan, juga pada vegetasi pada tepian sungai di hutan. Memburu serangga dan mencari aneka buah-buahan untuk makanannya. Menyebar terbatas (endemik) di Sumatra, Jawa dan Bali, cucak gunung umum ditemukan di wilayah pegunungan antara 800-3.000 m dpl, hingga ke zona cantigi gunung (Vaccinium) di dekat puncak. Burung ini nampaknya menggantikan cucak kutilang (P. aurigaster) dan merbah cerukcuk (P. goiavier) di daerah pegunungan.

Sarang berbentuk cawan terbuat dari batang, potongan daun dan akar, diletakkan pada semak-semak dekat tanah. Telur dua atau tiga butir, kemerah jambuan berbintik-bintik.

Memilih Bakalan/Anakan Cucak Rawa

Secara umum memilih burung adalah pada prinsipnya adalah sama, apakah anakan itu berasal dari muda hutan maupun dari hasil breeding, sebab dipasaran keduanya selalu ada. Keduanya memiliki keuntungdan dan kerugian tersendiri, biasanya kalo dari muda hutan relatif lebih sulit dijinakkan, akan tetapi terkadang memiliki suara yang asli bawaan dari lingkungan di habitatnya, sedangkan kalo dari hasil breeding biasanya lebih mudah jinak akan tetapi terkadang tidak memiliki suara khas yang ada bila kita tidak melakukan pemasteran yang baik. Tetapi sebaiknya pemilihan bakalan yang baik adalah bakalan yang di dapat dari hutan yang memang masih liar dengan harapan akan mendapatkan kualitas suara yang bagus serta memiliki kecenderungan yang roppel, tentu saja hal tersebut haruslah di barengi dengan perawatan yang baik, sabar serta telaten.

Macam-Macam bakalan :
Yang tersedia di pasaran terbagi 2 golongan besar, yaitu tangkapan liar dan hasil penangkaran. Perbedannya terletak pada :

1. Cucak Rawa Tangkapan Liar
Merupakan tangkapan dari alam bebas, dibagi dalam 3 golongan :

  • Cucak Rawa anakan: umumnya manja dan makannya masih disuapi. Kalau melihat orang biasanya menggetarkan sayapnya serta mebuka mulut minta disuapi. Ada anggapan bahwa anakan tangkapan liar ini lebih baik dibandingkan hasil penangkaran. Pendapat ini tidak mutlak benar. Kualitas suara kelak akan lebih dipengaruhi oleh prawatan yang baik (asupan gizi dan Pemasteran)

  • Cucak Rawa Muda Hutan: Cucak Rawa muda/remaja dari hasil tangkapan liar disebut sebagai Cucak Rawa muda hutan.
Ciri-cirinya sebagai berikut :
1) warna kepala baian atas keputih-putihan
2) paruh berwarna ke abu-abuan
3) mata berwarna hitam keabu-abuan *dewasa mulai usia 7 bulan mulai berwarna merah atau kemerah-merahan*
4) kaki warna hitam keabu-abuan

  • Cucak Rawa Dewasa: tergolong sukar dijinakkan, liar dan sulit beradaptasi dengan lingkungan barunya. Secara umum bulu Cucak Rawa dewasa terlihat kasar dan cenderung lebih cerah. Kebanyakan manakala dipelihara akan banyak masalah hal ini lebih disebabkan karena cara perawatan yang kurang tepat serta dari karakter burung itu sendiri. Tidak jarang pula kondisi fisiknya rusak, terutama bulu ekor patah, tumbuh tidak sempurna, dan bahkan tidak jarang pula yang bulu ekornya sulit tumbuh kembali.
2. Cucak Rawa Tangkaran










Tetap dibagi dalam 3 fase diatas, namun Cucak Rawa hasil tangkaran lebih jinak dan cenderung lebih mudah dibentuk karakternya. Hal ini tidaklah mengherankan karena Cucak Rawa hasil tangkaran ini sudah biasa hidup berdampingan dengan manusia.

Burung Kenari Asli Indonesia

Pernah melihat burung kenari aseli Indonesia? Itulah kenari melayu atau Serinus estheraeatau juga dikenal sebagai kenari gunung (Mountain Serin). burung ini termasuk dalam suku Fringillidae. Suku Fringillidae sebagaimana disebutkan dalam buku Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan adalah suku besar dan menyebar luas hampir di seluruh dunia. Berukuran kecil, burung ini adalah pemakan biji dengn paruh tebal. Suku ini mirip manyar. Perbedaannya ekor lebih panjang dan bertakik, paruh sedikit lebih kecil, sarang terbuka berbentuk mangkuk (tidak tertutup seperti manyar). Burung ini berukuran kecil (11cm), berwarna kuning dan abu-abu. Ciri burung jantan berdahi dan dada berpita kuning dan bercoret hitam, tunggir kuning terang, sayap hitam dengan mantel abu-abu, tenggorokan hitam, perut putih bercoret hitam. Sedangkan burung betina hampir mirip jantan tetapi tunggir kuning lebih suram dan dada kurang berbintik.

Burung kenari melayu atau kenari gunung ini suara kicauannya bergemerencing pendek yang dikeluarkan sewaktu terbang dan juga punya cicitan metalik. Penyebaran burung kenari melayu secara global adalah Filipina, Sulawesi, Sumatera dan Jawa. Sedangkan penyeberaran lokal ada di Sumatera dan hanya diketahui di daerah padang dan semak alpin di Gunung Leuser serta puncak-puncak di sekitarnya. Di Pulau Jawa ditemukan di Gunung Gede, Pangrango, Papandayan, Slamet, Dieng, Lawu, dan Gunung/pegunungan Tengger.

Burung ini punya kebiasaan menyendiri tetapi juga suka ada dalam kelompok kecil . Mereka bergerombol di puncak semak-semak kecil, di padang rumput alpin atau hutan lumut, juga hinggap di tanah. Kenari melayu akan turun ke ketinggian yang lebih rendah untuk mengunjungi semak Strobilantus cernua atau blume (orang sunda menyebutnya bubukuan) sewaktu berbuah lebat.


Burung kenari melayu atau kenari gunung punya sifat pemalu, suka terbang cepat dengan cara bergelombang, naik turun sebagaimana halnya burung pipit.

Manfaat Memandikan Burung Kenari

Mandi membuat burung Anda sehat dan bulunya dalam kondisi baik. Jika memungkinkan, sebaiknya burung mendapatkan mandi setiap hari jika cuaca dalam keadaan panas. Selama ganti bulu (molting) kita harus lebih intensif dalam memandikan burung, hal ini sangat penting karena air akan membantu melunakkan jaringan yang keras dan rapuh sehingga jaringan tersebut dapat membuka dan memudahkan proses perontokan bulu-bulu tua dan bulu-bulu baru akan mudah tumbuh kembali(disebut pinfeathers). Hampir semua burung termasuk kenari, menikmati mandi. Pertama seekor burung akan melompat masuk ke air dan kemudian keluar lagi seolah-olah untuk menguji air. Kembali ia melompat dan membuat percikan sedikit, itu adalah sinyal bagi semua kelompok anggota mereka untuk melompat masuk dan bergabung, sayapnya dikibas-kibaskan dan kepalanya menyelam di bawah air. Gunakan bak/nampan air dari plastik yang dimasukkan dalam sangkar khusus untuk madi, karena biasanya burung-burung ingin mandi sendiri.

Usahakan air yang digunakan untuk memandikan burung terbebas dari klorin. Klorin di dalam air dapat membahayakan jaringan yang sensitif serta selaput di dalam kulit dan menyebabkan kerusakan kulit dan bulu di bagian luar. Air sumur dapat saja digunakan untuk mandi, tapi kadang-kadang di daerah gambut seperti di Kalimantan kandungan besi didalam air terlalu tinggi, hal ini tidak baik pula bila digunakan untuk mandi burung.

Hindari pula memandikan burung pada air yang kotor, karena bakteri yang ada dalam air dapat menyebabkan masuk dan berkembang dalam usus burung Anda dan menyebabkan burung menjadi sakit atau bahkan mati. Jika anda tidak yakin tentang air sumur Anda, rebus selama 15 menit dan dinginkan sampai kembali ke suhu normal/kamar. Air ini kemudian dapat disimpan dalam kendi/galon plastik yang sebelumnya telah digunakan untuk menyimpan air.

Tawarkan burung Anda mandi di pagi hari agar memungkinkan dia untuk mengeringkan tubuhnya sebelum tidur. Tidur dengan bulu basah bukan ide yang baik. Suhu air yang sama dengan suhu ruangan lebih disukai sehingga minyak pada bulu burung Anda tidak akan hilang. Jika minyak hilang, bulu-bulu tidak lagi melindungi tubuh burung terhadap perubahan suhu dan ia dapat menjadi dingin dan mudah sakit.

Jika burung Anda sehat dan dalam kondisi baik, tetapi tampaknya tidak ingin mandi, mandikan dengan cara disemprot dengan semprotan berkabut sesekali saja, ini akan membantu menjaga bulu burung anda dalam kondisi baik. Semprotkan ke atas dan melewati kepala burung Anda sehingga jatuh seperti hujan ringan.

Penjodohan Dalam Beternak Kenari

Ada dua sistem penjodohan dalam beternak burung kenari, yaitu monogamy dan poligami, monogami adalah proses penjodohan dengan sistem berpasangan dimana 1 jantan dan 1 betina disatukan dalam 1 kandang ternak, pasangan ini terus disatukan sampai salah satu diantara pasangan tersebut ada yang mabung atau sakit baru dipisah.

Sistem poligami yaitu 1 jantan di jodohkan dengan beberapa betina, atau sebaliknya satu betina dikawinkan secara bergantian (tentunya setelah selesai mengeram) dengan beberapa pejantan. Cara kawin poligami bermacam-macam ada yang jantan dan betinanya disatukan sampai si betina mengeram, pada saat betinanya mengeram jantannya dipisahkan dan dijodohkan dengan betina lain yang sudah siap ternak. Ada juga yang si jantan dimasukkan ke kandang ternak pagi hari kemudian sore harinya dipisah. Ada juga yang memasukkan jantan ke kandang betina hanya pada pagi hari sekitar jam 07.00 dan malam hari sekitar jam 20.00, memang ada bermacam cara untuk mengawinkan pada sistem poligami ini.




Kedua sistem (poligami maupun monogami) mempunyai keuntungan dan kerugiannya, keuntungan monogami yaitu indukan jantan tidak diporsir, anaknya relative lebih baik karena dipelihara oleh kedua indukannya dll. Kerugiannya kurang ekonomis karena membutuhkan banyak pasangan indukan, membutuhkan pakan dan sarana penunjang yang lebih banyak dll. Keuntungan sistem poligami lebih ekonomis 1 jantan bisa dijodohkan dengan beberapa betina, jika perawatannya betul kesehatan kenari jantan relative lebih baik karena kenari jantan tidak selamanya didalam kandang ternak setelah mengawini betinanya si jantan dipisah. Kerugian jika penangannya salah stamina jantan terporsir karena dijodohkan dengan beberapa betina, jika diporsir stamina jantan akan drop. Tentunya masih ada lagi keuntungan dan kerugian masing-masing system perjodohan tersebut, akan kita temukan setelah kita menjalani sebagai peternak.

Semua cara diatas dilakukan setelah si peternak mengetahui dari karakter kedua indukan, karakter kenari jantan bermacam-macam ada yang ketika dimasukkan kandang ternak langsung mengejar betinanya untuk kawin, ada jantan yang adem-ayem ketika dimasukkan ke kandang ternak cuek bebek, ada juga jantan yang kurang ajar ketika dimasukkan ke kandang ternak malah berantem dengan betinanya. Demikian juga dengan karakter kenari betina ada beberapa indukan betina ketika jantannya dipisah keluar sarang dan tidak mau mengeram, ada betina yang sedang mengeram ketika mendengar jantan berkicau keluar dari sarang.

Untuk menanggulangi semua kasus diatas kita sebagai peternak harus mendalami karakter indukan kenari yang akan diternak, dengan mengetahui karakter setiap individu maka penanganan setiap indukan berbeda. Penanganan yang terbaik adalah menyesuaikan karakter indukannya, jika ada betina ketika dipisah dengan jantannya keluar sarang dan tidak mau mengeram berarti induk betina ini tidak bisa di poligami. Untuk jantan yang terlihat adem ayem kalau ingin dipoligami dipisah ketika induk betinanya sudah mengeram.

Cara Memberi Makan Anakan Kenari

Makanan yang saya berikan adalah campuran kuning telur rebus dengan susu bubuk dengan perbandingan 2 : 1 lalu diencerkan dengan air, jika bayi kenari sudah berusia 1 bulan campuran makanannya saya tambahkan sedikit biskuit malkist. Cara melolohnya adalah dengan memakai tusuk gigi atau potongan sapu lidi. Beberapa peternak memakai cara dengan menggunakan alat suntik yang jarumnya sudah dilepas, atau pipet obat untuk bayi.

Jika kita menggunakan alat bantu seperti alat suntik atau pipet, maka makanan yang akan diberikan pada bayi kenari harus benar-benar encer.

Itulan sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat...

Pakan Tambahan untuk Burung Kenari

1. Sayur-sayuran dan buah-buahan
Kenari sangat menggemari sayur-sayuran, diantaranya daun selada, sawi hijau, sawi putih, daun bayam, dan gambas (oyong), paprika, wortel, jagung muda, buah apel. Pemberian sayur-sayuran dan buah-buahan pada kenari harus dalam keadaan segar sehingga kandungan zat gizinya masih cukup tinggi. Jangan lupa mencuci sayur-sayuran sebelum diberikan pada burung kenari, untuk menghindari masih adanya zat racun seperti insektisida yang menempel di sayur-sayuran.

2. Telur dan Kroto
Pada kondisi tertentu, kedua pakan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan mengoptimalkan vitalitas fungsi-fungsi organ burung Kenari.

3. Asinan
Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.

4. Roti kering
Disamping menggemari pakan-pakan diatas, burung Kenari juga menyukai roti kering (jangan berikan roti kering yang memiliki kandungan garam dan gula yang tinggi).

5. Cacing
Cacing terlebih dahulu dijemur sampai kering kemudian dibuat tepung atau remahan. Pemberiannya dapat dicampur dengan tepung roti atau tepung jagung dengan ditambahkan sedikit air. cacing sangat baik diberikan pada saat kenari betina membesarkan anak-anaknya atau pada saat telur akan menetas.

Pakan Pelengkap

a. Madu
Madu yang diberikan secara teratur dapat membuat kenari tetap sehat dan mampu memacunya lebih rajin berkicau. Pemberian madu pada kenari dapat dilakukan dengan mencampurnya pada pakan bijian dan menjemurnya sampai kering.

b. Minyak Ikan
Minyak ikan terutama diberikan pada pasangan kenari yang telah dimasukkan dalam kandang penangkaran dan tidak lagi akan dijemur. Pemberian minyak ikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D karena sementara waktu brung tersebut tidak dijemur di panas matahari. Pemberian minyak ikan dengan dicampurkannya pada pakan bijian, atau tepung roti.

Color Bred Canary

Color Bred Canary adalah salah satu jenis kenari yang paling populer dari semua burung kenari. Burung ini dipelihara orang di hampir seluruh pelosok dunia. Color Bred Canary adalah burung kenari yang memiliki postur tubuh kecil dan indah bagi mereka yang mengutamakan burung dengan penampilan warna yang khusus. Color Bred Canary tidak hanya cantik, tetapi juga aktif dan sangat menghibur. Burung yang menyenangkan ini cukup mudah dipelihara namun relatif tidak mudah untuk berkembang biak, sehingga memerlukan perhatian khusus jika kita ingin menangkar kenari warna agar tetap menghasilkan keturunan kenari yang juga berwarna-warni.
Color Bred Canary termasuk varietas burung kenari yang relatif baru, dikembangkan mulai pertengahan-1900. Hari ini ada beberapa ratus versi burung Color Bred Canary.

Crested Canary

Kenari Crest atau Crested Canary termasuk “canary type”, jenis kenari ini tergolong cukup tua, sudah ada sekitar tahun 1950-an. Mula-mula di kenal dengan nama Turn crown dan pada permulaan abad ini dikenal sebagai King of the fancy (Raja Fantasi). Mahkota burung.ini haruslah besar dan mengembang dari tengah-tengah kepala dan mengembang ke depan sampai ke paruhnya hampir sejajar dengan matanya, sehingga hampir menutupi matanya. Mahkota ini juga mengembang ke arah belakang kepala.
Mahkota Crested Canary yang baik harus memiliki bentuk yang baik, luas dan tebal dengan bulu-bulu yang lebat dan lembut. Kenari mahkota adalah burung yang besar dan harus memiliki kepala yang besar, leher yang besar pendek dan badan bidang, sama seperti kenari norwich. Jenis crest ada yang mempunyai mahkota, tetapi ada pula yang memiliki kepala yang polos tanpa mahkota.
Jenis lain yang populer sebagai “type canary” crested (bermahkota atau berjumbai) jadalah Gloster Canary, Crested Stafford Canary, Crested Norwich Canary, dan Crested Lancashire Canary.

Fife Fancy Canary

Fife Fancy Canary ini dikembangkan pada 1950-an oleh penangkar Skotlandia dan penangkar lain di kawasan yang disebut Fife. Burung fife fancy sebenarnya merupakan burung border tetapi ukuran badannya lebih kecil.
Fife Fancy Canary merupakan “type canary”, diternakkan dengan tujuan khusus untuk mendapatkan karakteristik fisik tertentu, daripada untuk menghasilkan warna atau suara nyanyiannya. Disebut demikian karena bentuk secara keseluruhan praktis sama, kecuali perbedaan ukurannya. Ukuran burung ini harus tidak lebih dan 11 cm. Burung ini sangat mudah diternakkan dan dapat memberikan variasi bulu yang sangat luas.
 
DMCA.com
*Layanan ini disediakan oleh PT Globalj4v4 Sdn. | Halaman Awal ini juga disediakan oleh PT Globalj4v4 Sdn. | Semua layanan lain yang tidak memiliki tanda “*” akan menuju ke situs web pihak ketiga, yang kontennya mungkin tidak sesuai dengan undang-undang di wilayah Anda. Anda, bukan PT Globalj4v4 Tbk, bertanggung jawab penuh atas akses ke dan penggunaan situs web pihak ketiga.
Hak Cipta © 2015 PT Globalj4v4 Sdn (Co. Reg. BlogID. 2825584887500486077). Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.
Kampus Wong Sinting | Globalj4v4 | Globalw4r3 | Google